Rembang (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang menyiapkan ratusan masjid di sepanjang pantura dan lainnya untuk menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru 2026.
Hal ini bertujuan untuk melayani pemudik liburan Natal dan Tahun Baru yang melewati sepanjang Pantura dan jalan-jalan utama lainnya di Kabupaten Rembang.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Moh Mukson mengatakan, persiapan tersebut berdasarkan imbauan dari Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI. Kemenag Kabupaten/Kota diimbau untuk melaksanakan program Masjid Ramah Pemudik Natal dan Tahun Baru tahun 2026 mulai tanggal 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Mengutip pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Uma, Masjid Ramah Pemudik merupakan wujud nyata toleransi dan pelayanan keagamaan yang hadir di ruang publik.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang kemanusiaan yang melayani semua pihak.
“Ini adalah bukti bahwa toleransi di Indonesia tidak berhenti pada tataran wacana. Masjid adalah rumah bagi siapa pun,” ujar Menag dalam sambutannya secara virtual.
“Kami telah menggerakkan Kantor Urusan Agama dan Penyuluh Agama di setiap kecamatan untuk mengadakan bersih-bersih rumah ibadah menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Alhamdulillah semua KUA di masing-masing kecamatan sudah melaksanakan dan rumah ibadah siap menyambut pemudik,” kata Mukson.
Kasi Bimas Islam Kemenag Rembang, Sarip mengatakan, ada lima masjid utama di sepanjang Pantura Rembang yang siap menyambut pemudik Nataru. Yaitu Masjid Jami Kaliori, Masjid Agung Rembang, Masjid Jami’ Lasem, Masjid Jami’ Kragan dan Masjid Jami’ Sarang.
“KUA dan penyuluh Agama telah melakukan kegiatan bersih-bersih rumah ibadah, baik masjid dan rumah ibadah sekitar untuk menyambut pemudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” kata Sarip.
Sementara KUA selain di Pantura, kata Sarip, juga telah mengadakan Gerakan bersih-bersih rumah ibadah. Perayaan Natal Sederhana
Sementara Penyelenggara Katholik Kemenag Rembang, Yohanes Hariyadi mengatakan, kaum kristiani di Kabupaten Rembang telah melakukan persiapan perayaan Natal 2025. “Persiapannya sudah 99 persen. Semoga berjalan hidmat,” kata Yohanes.
Ia mengatakan, perayaan Natal di Kabupaten Rembang akan dilaksanakan secara sederhana. Untuk Gereja Katholik, ada sekitar 2.000 jemaah yang akan merayakan Natal. Mereka akan mengadakan kebaktian di delapan gereja di beberapa kecamatan di Rembang, mulai 24 Desember malam hingga akhir Desember 2025. “Besok kita akan mengadakan perayaan Natal dengan anak-anak. Setelah kebaktian aka nada pembagian suvernir khusus untuk anak-anak BIAK (Bina Iman Anak Katholik,” kata Yohanes.
Sementara umat Kristen akan merayakan Natal di 24 gereja yang tersebar di Kabupaten Rembang. Mereka mengadakan kebaktian di gereja dengan jadwal yang beragam, dengan rentang waktu 5 Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Yohanes mengimbau kepada semua umat kristiani agar merayakan Natal dengan sederhana dan khidmat. Mengingat masih banyak masyarakat Indonesia yang tertimpa bencana, maka pihaknya mengimbau untuk turut mendoakan mereka bisa Kembali menjalani hidup normal.
Humas







